RUMAH SERVICE - KOTA METRO

Melayani service elektronik dan komputer, dan membuka pelatihan dengan biaya murah untuk teknisi elektronika dan teknisi komputer bagi siswa SMP, SMK/U, dan Umum.

Kursus Teknisi Elektronik dan Komputer

Ayo.. Bekali Dirimu Dengan Keterampilan Elektronik dan Komputer yang sedang berkembang saat ini.

SMK GAJAH TUNGGAL METRO

Menerima Siswa-Siswi baru tahun ajaran 2014-2015 dengan jurusan unggulan, Teknik komputer jaringan, Teknik Elekttronika (Robotika), Teknik Kendaraan Ringan, Perbankan

Rumah Service Kota Metro

Belajar Terampil dengan Ilmu Elektronika dan Ilmu Komputer... Ayo Gabung Bersama Kami di Rumah Service Kota Metro

Download Software Terbaru

Anda mau tahu deretan software terbaru 2014... atau mau cari tutorial di sini.. Informasinya ada disini..Silahkan Download secara gratiss.

Tampilkan postingan dengan label Koleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi. Tampilkan semua postingan

11 Maret 2015

Rangkaian Lampu Emergency Sederhana

Rangkaian lampu emergency pada rangkaian dibawah adalah contoh rangkaian emergency yang menggunakan lampu berupa LED (Light Emithing Diode). Rangkaian lampu emergency atau sering juga disebut emergency lamp pada dasarnya adalah rangkaian elektronika yang mampu mendeteksi ada tidaknya tegangan pada jaringan listrik komersial, bila tidak ada aliran listrik maka rangkaian akan menyalakan lampu emregency menggunakan batere yang terinstal pada rangkaian lampu emergency dan sebaliknya bila ada aliran listrik maka melakukan pengisian batere. 

Rangkaian lampu emergency pada gambar berikut adalah salah satu jenis lampu emergency yang menerapkan metode tersebut. Rangkaian lampu emergency dengan LED secara detil dpaat dilihat pada gambar berikut. 

 http://skemarangkaianpcb.com/wp-content/uploads/2012/06/Rangkaian-Lampu-Emergency-Dengan-LED.jpg
 Rangkaian lampu emergency dengan LED diatas terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut : Bagian power supply, yaitu konfigurasi transfomer X1, dioda D1 dan D2, dan C1. Bagian penyearah ini berfungsi untuk menyediakan tegangan charge batere dan tegangan kerja bagian rangkaian lampu emergency yang lain. Bagian detektor jaringan listrik, bagian ini adalah relay RL1 dan dioda D3. Relay RL1 berfungsi sebagai selektor otomatis yang akan mendistribusikan tegangan charge batere pada saat terdapat aliran listrik komersial dan akan mendistribusikan tegangan dari batere ke lampu LED apabila aliran listrik komersial tidak ada.

Kondisi ini berjalan otomatis karena jalur charge dihubungkan pada teminal NO (Normaly Open) relay sehingga pada saat ada aliran listrik relay mendapat tegangan dari bagian power supply kemudian terminal NO relay ON dan poses charge batere berjalan. Kemudian pada saat aliran listrik komersial tidak ada maka relay OFF dimana terminal NC (Normaly Close) menhubungkan batere dengan lampu LED sehingga LED menyala. 

Bagian charger batere, bagian ini berfungsi untuk melakukan pengisian batere secara otomatis pada saat terdapat aliran listrik komersial. Bagian ini dibangun dengan regulator tegangan 6,8 volt DC yang terdiri dari transistor T1 BD139, resitor R1 dan dioda zener ZD1 6,8 volt. Bagian lampu, ini digantikan dengan rangkaian LE D (Light Emithing Diode) yang menggantikan fungsi lampu penerangan pada saat listrik komersial padam. Untuk medapatkan nyala lampu emergency yang lebih terang rangkaian LED ini dapat di paralel lebih banyak lagi. rangkaian lampu emergency led, rangkaian lampu led emergency, rangkaian charger lampu emergency, rangkaian emergency led, rangkaian lampu emergency led otomatis, rangkaian lampu emergency led sederhana, lampu emergency led, skema rangkaian lampu emergency led, skema rangkaian charger 20 ampere system pulsa, skema lampu led emergency.

16 November 2014

Lampu LED 3W 220V AC (memakai LED driver)

Lampu LED 3W 220V AC (memakai LED driver)


Dipasaran sekarang sudah banyak yg menjual lampu LED dengan  model seperti lampu bohlam, spotlight, ceiling, neon, floodlight dsb.

Untuk "membuat" (merakit) nya cukup mudah.

Untuk Lampu LED 3W (input 220V) yang dibutuhkan antara lain :

1). 1 buah LED driver 3x1W 220V
3x1W, maksudnya, driver tersebut mampu menggunakan 3 buah LED yg masing2 berdaya 1W (di seri). Disini yg diperlukan adalah led driver untuk tegangan input 220V AC, karena ada juga jenis yg 12V DC.

Output led driver 3W ini mempunyai tegangan 9--12 V DC, 280-300mA.
Rangkaian led driver ini "biasanya" ada memiliki pemisah (isolation transformer) antara rangkaian dari tegangan input AC dengan tegangan output DC. Tidak seperti halnya di rangkain Transformerless Power Supply yg tegangan  input AC nya masih terdapat di output rangkaian.

Jika menginginkan daya yg lebih besar, misal 5W/ 7W / 9W / 12W dsb, maka perlu disesuaikan led drivernya dan juga jumlah led nya.
 


2). 3 buah LED 1Watt.
Disini saya mempergunakan jenis High Power LED (HPL) 1 Watt
Memakai warna putih, umumnya ada dua pilihan untuk warna Putih : Cool White & Warm White.

Perbedaan sinar Cool White & Warm White, gampangnya kira-kira begini:
Cool White -> bayangin putihnya salju (atau lampu neon deh)
Warm White -> cahaya yg didapat dari perapian/tungku api/api unggun berbahan bakar kayu (atau cahaya dari model lampu bohlam pijar)

Tegangan kerja High Power LED ini kira-kira 3,2 - 3,4 VDC, dengan arus 300mA.



3). PCB Aluminium
Jalur-jalur PCB nya terpasang langsung di Aluminium, nah disini led-led tersebut dipasang/disolder.
Ukuran PCB aluminium itu sendiri cukup kecil. Macam jenis pcb tersebut tergantung dengan jumlah LED atau berapa watt.


4). Heatsink
Dikarenakan PCB aluminium ukurannya cukup kecil untuk menghantarkan panas keseluruhan LED, maka diperlukan juga Heatsink atau aluminium pendingin.
Boleh dicoba disesuaikan dengan berbagai heatsink yg ada dipasaran.
Ada temen yg makai aluminium dari plat nomor mobil/motor .. heheh, boleh-boleh aja sih yg penting adem.

Diharapkan, suhu tidak melebihi 60 derajat Celcius.

Perhatian: salah satu MUSUH UTAMA LED adalah PANAS !!!


5). Thermal Paste
Atau pasta penghantar panas, diperlukan ketika memasang LED ke PCB aluminium, dan dari PCB aluminium ke Heatsink, sehingga kontak hantaran panas antar media tersebut menjadi lebih baik.

6). Heatsrink.
Heatshrink adalah berupa selang karet yang akan menyusut jika dipanaskan.
Disini fungsinya sebagai pembungkus sekaligus isolasi dari rangkain LED driver kita diatas.



Minat ? :)