RUMAH SERVICE - KOTA METRO

Melayani service elektronik dan komputer, dan membuka pelatihan dengan biaya murah untuk teknisi elektronika dan teknisi komputer bagi siswa SMP, SMK/U, dan Umum.

Kursus Teknisi Elektronik dan Komputer

Ayo.. Bekali Dirimu Dengan Keterampilan Elektronik dan Komputer yang sedang berkembang saat ini.

SMK GAJAH TUNGGAL METRO

Menerima Siswa-Siswi baru tahun ajaran 2014-2015 dengan jurusan unggulan, Teknik komputer jaringan, Teknik Elekttronika (Robotika), Teknik Kendaraan Ringan, Perbankan

Rumah Service Kota Metro

Belajar Terampil dengan Ilmu Elektronika dan Ilmu Komputer... Ayo Gabung Bersama Kami di Rumah Service Kota Metro

Download Software Terbaru

Anda mau tahu deretan software terbaru 2014... atau mau cari tutorial di sini.. Informasinya ada disini..Silahkan Download secara gratiss.

Tampilkan postingan dengan label Trouble Shooting HP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trouble Shooting HP. Tampilkan semua postingan

18 Mei 2014

Peralatan Penting Menjadi Teknisi Handphone

Untuk menjadi Teknisi Handphone, sebaiknya sbb :


1. Mengetahui berbagai macam type ponsel
2. Bisa bongkar ponsel
3. Bisa menggunakan peralatan reparasi ponsel
4. Bisa membaca gambar bantu kerja reparasi (sering disebut trick Jumper)
5. Mengetahui teknik reparasi ponsel (teknisi HP)
6. Bisa menggunakan computer
Kebutuhan peralatan kerja/usaha minimal untuk menjadi Teknis HP:
1. Obeng Set
2. Tang
3. Pinset
4. Solder Wire Set ( Solder, dudukan, timah)
5. Hot Air
6. BGA Tool Full Set (flux, cable jumper, solder wick, mini exshaust fan, cetakan BGA, dll, dsb …)
7. Magnifier Lamp Standart
8. Power Supply Unit
9. Multimeter
10. Ultrasonic Cleaner
11. Kuas, sikat, thinner dan kebutuhan bersih-bersih lainnya
12. Komputer Pentium IV
13. UFS3 & HWK Tool Box Set (Box, Cable Flash, Software, Firmware, Driver)
14. Document Database : Skematik ponsel dan gambar bantu kerja
15. Software-software Reparasi Ponsel : cable finder, UFS Direct Com, dll, dsb
16. Spare-Part Stock (silahkan disesuaikan dengan kondisi usaha dan jasa teknis Hpnya)
17. Modem & Internet connection (optional)
Untuk jumlah rupiahnya berapa, silahkan lakukan survey ke toko-toko peralatan service menjadi teknis HP (dari internet lebih mudah)
Selanjutnya ingat :
Pengalaman adalah guru yang paling baik !

Istilah-Istilah Pada Flashing Handphone

Istilah pada perbaikan sofware

atau Flashing Hanphone,
Buat Yang Belum Ngerti moga berguna.
sbb:
1.Firmware : Software / perangkat lunak yang dibuat oleh vendor
(perusahaan pembuat ponsel) untuk mengoperasikan fitur-fitur ponsel,
yang terdiri dari beberapa bagian yang lebih kecil.
2. Flashing : Proses memasukkan firmware ke ponsel.
3. Patching : Proses memodifikasi sebagian dari firmware dengan mengganti
byte-byte data yang sudah ada dengan nilai yang baru, dengan tujuan
memanipulasi sistem ponsel untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Misal: fitur baru, menon-aktifkan suatu fitur yang dianggap mengganggu,
dan lain sebagainya.
4. FS (File System) : Bagian dari firmware yang berfungsi
untuk menyimpan file-file settingan / konfigurasi agar ponsel dapat
digunakan sebagaimana mestinya, yang sekaligus berfungsi
sebagai tempat internal memory / phone memory ponsel.
5. MAIN / FLASH : Bagian utama firmware yang berfungsi sebagai
Operating System (OS) ponsel yang mengoperasikan fungsi-fungsi ponsel
itu sendiri.
6. Backup : Membuat salinan / copy-an dari data-data / file-file penting,
sebelum melakukan modifikasi terhadap ponsel, agar jika hasilnya tidak
sesuai keinginan / tidak memuaskan, maka file-file yang sudah
dibackup tadi dapat dikembalikan / di-restore lagi ke ponsel.
7. Restore : Mengembalikan file-file / data-data yang sudah
di-backup dengan tujuan mengembalikan keadaan seperti sebelumnya.
8. Upload : Mengcopy file dari komputer ke FS (File System) ponsel.
9. Download : Mengcopy file dari FS (File System) ponsel ke komputer
untuk dimodifikasi atau di-backup.
10. Finalize / Finalizing : Tahap terakhir dalam proses full flashing,
yaitu proses mengcopy file-file konfigurasi / settingan ponsel yang paling
utama,
beserta file-file sertifikat Java ke FS (File System) ponsel, agar ponsel
dapat
digunakan kembali setelah mengalami full flashing.
11. Full flashing : Proses flashing yang dilakukan pada bagian MAIN dan FS
ponsel.
12. Partial flashing : Proses flashing yang dilakukan hanya pada bagian
MAIN saja,
atau hanya pada bagian FS saja.
13. Cross flash : Flashing suatu tipe ponsel dengan menggunakan
firmware tipe ponsel lain yang memiliki spesifikasi sama dengan ponsel
tersebut.
Misal : Cross flash K750i dengan firmware W800i.
14. Update firmware : Proses meng-update firmware ponsel dengan
firmware yang versinya lebih baru / aktual,
dengan tujuan menghilangkan bugs-bugs pada versi firmware sebelumnya.
15. Bugs : Masalah-masalah yang tidak seharusnya terjadi, yang
dikarenakan
oleh kesalahan firmware ponsel. Sehingga semua ponsel dengan tipe
yang sama
yang menggunakan versi firmware yang sama, akan mengalami masalah
yang sama.
Misal: baterai yang tidak dapat di-charge sampai 100% penuh.
16. Customize / Customizing : Modding yang dilakukan pada FS (File
System)
ponsel dengan tujuan mengkostumisasi tampilan ponsel. Biasanya
dilakukan
untuk mengganti tampilan icon-icon menu ponsel yang standar dengan
tampilan baru yang lebih menarik.
17. db20xx : Jenis chipset yang digunakan pada ponsel.
18. db2000 (disebut juga marita full) : Z1010, V800, Z800, W900
19. db2010 (disebut juga marita compact) : J300, K300, K310, K500, K510,
K600, K608, K700, S700, K750, W550, W800, W810
20. db2020 : K800, K610, V630, K790, W850
21. db2012 : K320
22. db2000 + PDA Part : M600, M608, W950, W958, P990
23. CID : Nomor CID menentukan jenis proteksi ponsel yang digunakan oleh
Sony Ericsson.
CID baru terus dikembangkan dari waktu ke waktu, dengan tujuan untuk
mencegah ponsel-ponsel SE di-unlock, di-flash, atau di-utak-atik dengan
program-program selain program service resmi SE. CID yang ada
sekarang ini adalah : 16, 29, 36, 49, 51, 52.
24. COLOR BLUE / BROWN / RED : Warna-warna ini menentukan jenis ponsel.
25. BLUE : ponsel diproduksi di pabrik dan tidak pernah diprogram dengan
software / GDFS / IMEI
26. BROWN : ponsel yang digunakan untuk tujuan pengembangan / testing.
Bisa dianggap sebagai prototype / beta.
27. RED : ponsel yang beredar bebas di pasaran.
28. OTP : One Time Programming Memory, yaitu suatu bagian di memory
yang dapat diprogram secara
permanen (sekali diprogram tidak dapat diubah / dimodifikasi lagi).
29. GDFS : Global Data File System, yaitu non volatile area yang menyimpan
parameter-parameter,
settingan-settingan dan kalibrasi data (termasuk simlock)
30. CDA : Nomor CDA menentukan varian firmware mana yang harus
seharusnya
digunakan untuk ponsel tersebut. Nomor CDA ini yang menentukan
language pack,
branding, bandlock yang mana yang akan diflashkan ke dalam ponsel
oleh
SEUS
(Sony Ericsson Update Service). Contoh: sebuah K750i Generic di
Scandinavia
menggunakan CDA102337/12, sedangkan K750i yang branded (hanya
bisa menggunakan provider Telenor)
menggunakan CDA102338/62. Keduanya akan diflash dengan paket
bahasa yang sama, akan tetapi yang terakhir
hanya bisa menggunakan sim card dari provider Telenor saja (branded).
31. SEUS : Sony Ericsson Update Service. Program resmi buatan Sony
Ericsson
untuk para pengguna HP Sony Ericsson yang ingin mengupdate firmware
nya
sendiri via internet tanpa harus membawa ke SESC.

Bagian Handphone dan Kerusakannya

Berikut dibawah ini adalah beberapa buah komponen utama yang terdapat di dalam Hand Phone beserta trouble shooting dan fungsinya:
Antena SwitchFungsi : Sebagai pengolah dan penyempurna serta menyatukan tegangan signal RX dan signal TX.Trouble Shooting:
Tidak ada jaringan
Hanya keluar salah satu jaringan saja
Signal naik turun
Pada saat sinyal tampil hp langsung mati
IC Audio (COBBA)Fungsi : Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, kemudian diperkuat dan diteruskan kepada speaker, memperkuat getaran suara yang telah diubah terlebih dahulu oleh mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah dari CPU. Pada IC Audio juga terdapat PCM (Pulse Code Module) dan EEPROM yang berfungsi untuk membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan
IMEI ponsel. Disamping itu juga berfungsi untuk menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti imei, phone code, dsb.Trouble Shooting:
Contact Service
Blank hitam pada LCD
Signal naik turun
Sepiker dan Mic mati
IC CPUFungsi : CPU merupakan serangkaian komponen elektronika yang terintegrasi dan akan berfungsi sesuai dengan tugasnya masing-masing. Komponen ini mempunyai tugas yang sangat signifikan, karena komponen ini merupakan otak dan suatu ponsel. Dengan kata lain CPU adalah pusat dan sistem kerja ponsel.Trouble Shooting:
Mati total (Matot)
Tidak ada jaringan
Restart
Tiba-tiba hp mati sendiri
Contact Service
LCD blank
IC Power (CCONT)Fungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai dengan kebutuhannya.Trouble Shooting:
Mati total (Matot)
Insert simcard
Contact Service
Restart
Not charging
Blank hitam pada LCD
IC UEMFungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai dengan kebutuhannya. Pada IC UEM ini merupakan gabungan dari IC Power, IC UI, IC Charging.Trouble Shooting:
Mati total (Matot)
UPP Bad Respon 02
Error data 2 ( Tornado )
Contact retailer / contact service
Phone restic ( cek IMEI ??????? )
IC FlashFungsi : Komponen ini sebagai media penyimpanan data pada ponsel yang tidak permanen dalam kata lain dapat diubah atau ditambah dengan data-data yang berada pada komputer. Alat ini sama fungsinya dengan hard-disk pada komputer.Trouble Shooting:
Restart
Tiba-tiba hp mati sendiri
Contact Service
LCD blank
Mati total
Salah satu data hilang dati menu
EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory)Fungsi : Sebagai tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung dengan adanya arus listrik dari ponsel tersebut, karena sudah ada battery khusus atau arus listrik yang telah dimilikinya, biasanya komponen ini menyimpan data pabrik seperti IMEI1, IMEI2, Security Code, Versi program dan tanggal pembuatan. Namun untuk ponsel merk Nokia keluaran terbaru data yang terdapat pada komponen ini tidak dapat diubah.Trouble Shooting:
Mati total (software )
MCU (Master Control Unit)Fungsi : Data yang ada di dalam ponsel yang terletak berada pada IC Audio, data ini bersifat permanen atau sudah dari pabrik, seperti : versi program ponsel, IMEI, tahun pembuatan, dan phone code.Trouble Shooting:
Mati total ( software )
IC RAMFungsi : Komponen ini pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data juga, tapi sifatnya hanya sementara, karena komponen ini cara kerjanya tergantung pada arus listrik yang terdapat dalam komponen tersebut. Jika ponsel dimatikan maka secara langsung data yang terdapat dalam komponen tersebut akan hilang dengan sendirinya. Komponen ini sangat berkaitan erat dengan aktifitas CPU. Semakin besar kapasitas dari RAM maka akan baik Dula kinerja dari CPU, tetapi jika RAM mengalami kerusakan maka CPU tidak bisa bekerja.
IC ChargingFungsi : Komponen ini akan bekerja secara otomatis pada saat pengisian yang bekerja hanya untuk mengisi tegangan battery yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Pengontrol.Trouble Shooting:
No charging
Nyedot batre
IC UIFungsi : Sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU pada Vibrator, Buzzer, Led dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam ponsel.Trouble Shooting:
Mati total
Tidak ada getar
Dering mati
Led mati
IC PAFungsi : Sebagai pengontrol tegangan sinyal TX serta penguat akhir sinyal yang akan dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat pada ponsel.Trouble Shooting:
Sinyal keluar kemudian hilang
Tidak transmit
Mencari jaringan
Nyedot batre
Mati Total (Matot)
IC RF (HAGAR)Fungsi : Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian dapat bekerja dengan baik. Komponen ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu: IF, Mixer, Osilator, Detektor, Enkoder, Dekoder, AFC, Tone Frequency dan Squelch.Trouble Shooting:
Mencari jaringan
Keluar salah satu jaringan
Mati Total (Matot)
Restart
Blank Putih pada LCD
IC VCO (Voltage Control Oscilator)Fungsi : Sebagai osilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap sama dengan yang dipancarkan. Disamping itu piranti ini juga berfungsi sebagai pengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.Trouble Shooting:
Hanya salah satu kartu yang bias digunakan
Mencari jaringan ( serching )
Sinyal keluar kemudian hilang
LCD (Liquid Crystal Display)Fungsi : Sebagai alat yang akan menampilkan semua aktifitas dan ponsel, sebagai media komunikasi baca dan tulis pada ponsel.Trouble Shooting:
Blank
Tulisan terbalik/berantakan
Pecah
KeypadFungsi : Sebagai peralatan input yang memberikan perintah data kepada CPU ponsel untuk diproses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang berkaitan dalam ponsel.Trouble Shooting:
Blank
Tulisan terbalik/berantakan
Pecah
BatteryFungsi : sebagai sumber arus listrik yang diperlukan untuk memberikan arus listrik pada ponsel. Battery untuk ponsel ada beberapa macam, yaitu Nickel-Metal Hydrate (NiMH), Lithium-Ion (LiON), dan Lithium-Poly¬I RI- (LiPoly)Trouble Shooting:
Ngedrop
Pada saat melakukan panggilan, hp langsung mati
Lampu LCD berkedip kedip
Charging gagal

10 Jenis Kasus Kerusakan HP Umum

10 jenis kerusakan ponsel yang paling sering terjadi:

1. Integrated Circuit (IC) Power
IC Power merupakan perangkat inti mesin ponsel. Gejala kecil pada ponsel bisa berujung pada penyakit paling kronis yang terletak di komponen ini. Jika sudah pada titik ini, ponsel Anda antara hidup dan mati.
Penyebab kerusakan pada IC Power umumnya terjadi karena jaringan listrik pada saat Anda men-charge ponsel tidak stabil dan sering naik-turun. Hal ini disebabkan oleh listrik tegangan tinggi. Jadi buat Anda yang tinggal berdekatan dengan tiang listrik tegangan tinggi, waspadai kerusakan ponsel saat men-charge.
2. Flexi Cable
Umumnya terjadi pada ponsel clamshell atau ponsel lipat. Flexi Cable merupakan penghubung antara mesin ponsel dan LCD. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, LCD pada ponsel akan blank atau mati. Penyebabnya, ponsel sering terkena air dan terjatuh.
3. Driver LCD (Liquid Crystal Display)
Kerusakan pada layar LCD umumnya disebabkan oleh ponsel yang sering jatuh. Hal ini memang biasa terjadi, namun dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Jika layar sudah “koma”, sudah pasti driver LCD ponsel Anda, terkena gangguan hebat. Suka atau tidak, Anda harus menggantinya.
4. Driver Lampu
Lampu ponsel tak juga berfungsi, bisa jadi karena ponsel sering terkena air atau lembab. Sarung ponsel dari plastik yang jarang dibuka juga berpengaruh. Minimal buka sarung seminggu sekali untuk memberikan udara segar bagi ponsel Anda.
5. IC Plus
Jika ponsel Anda dilengkapi beragam fitur dan aplikasi, berhati-hatilah.
Pengoperasian menu yang tak sabaran atau semaunya bisa merusak ponsel. Misalnya, sehabis memainkan games, Anda langsung tekan tombol off (End Call), atau tanpa melalui Exit.
Hal ini menyebabkan sistem software yang bekerja sesuai aturan di ponsel ngambek. Alias IC plus pada ponsel terganggu pola kerjanya.
Untuk menghindarinya, ikuti aturan main pada ponsel dengan rajin membaca buku panduan. Hati-hati juga saat menghapus aplikasi pada ponsel. Kerusakan IC Plus bisa juga disebabkan karena aplikasi explorer pada ponsel tak sengaja terhapus.
6. IC RAM
Ponsel dengan memori eksternal ataupun internal rentan terhadap virus pada ponsel. Penggunaan Bluetooth yang sembarangan ketika Anda men-transfer atau men-download data, menjadi jalur yang paling riskan.
Selain ulah virus, kerusakan pada IC RAM juga disebabkan karena memori ponsel Anda jebol. Kapasitas memori tak seimbang dengan jumlah data yang Anda input. Jadi, perhatikan sejauh mana memori ponsel bisa menyiman foto atau lagu-lagu.
7. IC Power Amplifier (PA)
Kinerja IC PA sangat bergantung pada posisi Anda saat menggunakan ponsel. Jika Anda sedang berada dalam gedung, basement, atau sedang di luar kota yang jauh dari lokasi BTS, kinerja IC PA dalam mencari sinyal akan kurang maksimal.
Nah, jika Anda tidak sedang berada pada kondisi tersebut namun sinyal tetap saja tidak stabil, ini pertanda IC PA ponsel Anda rusak. Penyebab kerusakan masih serupa, yaitu ponsel jatuh, kena air, sehingga IC PA korslet dan terbakar.
8. IC Audio
Jika fungsi audio pada ponsel tidak maksimal, suara telepon jadi tidak berbunyi.
Perangkat ini ada pada speaker atau buzzer (bunyi ringtone). Speaker ponsel tak berfungsi ketika tahanan kaki speaker tidak kencang atau tidak menempel pada mesin.
Untuk memeriksanya, tekan bagian speaker lalu minta rekan Anda menelepon ponsel Anda. Jika speaker masih saja tak berbunyi, saatnya Anda harus mengunjungi pusat reparasi.
9. Keypad
Kotoran yang masuk ke sela-sela keypad adalah biang kerok kerusakan keypad. Jika masih bisa dibersihkan dan keypad berfungsi normal, Anda tak perlu mengeluarkan biaya servis. Tetapi jika IC keypad sudah dimasuki kotoran halus atau cipratan air yang sering mengenai keypad, Anda harus segera memperbaikinya.
10. Kamera
Jika kamera beresolusi 3MP tidak berfungsi dengan baik, hanya ada dua kemungkinan. Pertama, iklan telah menipu Anda. Kedua, software pada ponsel corrupt atau rusak. Gejalanya mudah saja. Gambar tampak tak sempurna di layar, cahaya tidak terang, atau gambar pecah.